Refleksi yang tertuang dalam portofoliodigital ini adalah Refleksi selama mengikuti kegiatan pembekalan Calon Pengajar Praktik. Berikut kami berikan Refleksi 3 sebagai refleksi setelah mempelajari Materi Praktik pembelajaran yang berpihak pada murid dan Pemimpin pembelajaran dalam pengembangan sekolah.

Refleksi Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid

Pelajaran yang diperoleh selama melakukanaktivitas di paket modul 2 antara lain :

a.   Pembelajaran Berdiferensiasi

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap siswa. Kita dapat mengkategorikan kebutuhan belajar murid, paling tidak berdasarkan 3 aspek, antara lain kesiapan belajar, minat, dan profil belajar murid.Adapun strategi diferensiasi yaitu diferensiasi konten, proses, dan produk.

b.     Pembelajaran Sosial dan Emosional.

Mindfulness adalah kesadaran yang muncul ketika seorang memberikan perhatian secara sengaja pada kondisi saat sekarang dilandasi rasa ingin tahu (tanpa menghakimi) dan kebaikan. PSE bertujuan untuk kesadaran diri, pengelolan diri, kesadaran sosial, keterampilan membangun relasi, pengambilan keputusanyang bertanggung jawab.

c.     Coaching untuk supervisi akademik

Coaching adalah sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, dimna coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hiduppembelajaran diri dan pertumbuhan pribadi dari coachee. 3 Makna coaching yaitu kemitraan, memberdayakan, optimalisasi.

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP yaitu :

  1. Mempelajari lebih lanjut tentang materi pada modul 2
  2. Membangun komunikasi efektif dengan semua CGP agar terbangun satu pemahaman yang sama.
  3. Berkolaborasi dengan rekan yang lain agar dalam proses fasilitasi CGP tidak menyimpang dari rambu-rambu yang diharapkan
  4. Memberikan praktik baik dalam pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial emosional, dan coaching.
  5. Menerapkan pengetahuan yang sudah didapat pada kehidupan sehari-hari.

Refleksi Pemimpin Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah

Pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di paket modul 3 antaraa lain :

  1. Pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan universal sebagai pemimpin pembelajaran. Lebih memahami perbedaan antara bujukan moral dan dilemma etika, tiga prinsip pengambilan keputusan dan konsep pengambilan keputusan dan pengujian keputusan.
  2. Pemimpin dalam pengelolaan sumber daya. Lebih memahami tentang perbedaan pendekatan berbasis kekurangan (deficit based approach) dan pendekatan berbasis asset(asset based approach). pengembangan sekolah dengan pendekatan berbikir asset yang berarti selalu melihat poten
  3. Pendekatan berbasis kekurangan/masalah (deficit-based approach) akan memusatkan perhatian kita pada apa yang mengganggu, apa yang kurang, dan apa yang tidak berfungsi dengan baik, sedangkan pendekatan berbasis asset menekankan pada potensi dan asset apa yang kita miliki.
  4. Dalam konteks pengembangan sekolah pendekatan berbasis asset adalah hal yang seharusnya didahulukan. Ada 7 aset yang bisa diidnetifikasi dan dimanfaatkan untuk pengembangan sekolah yaitu modal manusia, modal sosial, modal fisik, modal finansial, modal politik dan modal agama dan budaya.
  5. Pengelolaan program yang berdampak positip pada murid. Bahwa murid perlu didengar suaranya, didengar keinginannya dan difasilitasi apa yang menjadi harapan murid, istilah lainnya adalah student agency atau kepemimpinan murid.
  6. Mendorong kepemimpinan murid dalam program sekolah bukan hanya memungkinkan murid untuk belajar menjadi individu yang lebih bertanggung jawab, berdaya, dan kontributif, namun, pengalaman dan kebermaknaan yang mereka dapatkan dari proses belajar mereka dalam program-program sekolah tersebut sesungguhnya akan memberikan bekal untuk mereka menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat, sehingga, ketika kita berbicara tentang dampak, maka dampak positif dari proses belajar yang dilalui oleh murid-murid kita saat ini tentunya akan dapat terus dirasakan oleh mereka di sepanjang hidupnya.

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP yaitu :

  1. Mempelajari lebih lanjut tentang materi pada modul 3
  2. Membangun komunikasi efektif dengan semua CGP agar terbangun satu pemahaman yang sama.
  3. Berkolaborasi dengan rekan yang lain agar dalam proses fasilitasi CGP tidak menyimpang dari rambu-rambu yang diharapkan
  4. Memberikan praktik baik dalam pengembangan sekolah berbasis asset
  5. Memberikan contoh dan gambaran student agency dalam program pengembangan sekolah