Refleksi yang tertuang dalam portofoliodigital ini adalah Refleksi selama mengikuti kegiatan pembekalan Calon Pengajar Praktik. Berikut kami berikan Refleksi 1 sebagai refleksi setelah mempelajari Modul 1.1 tentang pemikiran kritis Ki Hajar Dewantara dan Refleksi modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak.

Apa pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di modul 1.1?

Lebih memahami tentang Pemikiran Filosofis pendidikan Ki Hadjar Dewantara  yaitu Menuntun, Kodrat anak, Pendidikan yang berpihak pada anak, bukan tabula rasa, Budi Pekerti dan Filosofi petani dan melakukan refleksi-kritis atas korelasi pemikiran-pemikiran tersebut dengan konteks pendidikan lokal dan nasional pada saat ini serta mampu mengambil pembelajaran dari pemikiran filosofis Ki Hadjar Dewantara.

Sebagai contoh dalam penerapannya; memandang siswa sebagai subyek pembelajaran bukan obyek pembelajaran sehingga perlu didengar pendapat dan kemauan siswa dalam belajar. Bahwa anak memiliki kodrat alam dan kodrat zaman yang tentunya perlu kita kenali agar pembelajaran dapat sesuai dengan kodrat yang ada pada anak. Dalam konteks pembelajaran menuntun segala kodrat yang ada pada adalah memfasilitasi atau membantu anak untuk menebalkan garis samar samar yang ada pada anak untuk memperbaiki lakunya.

merancang pembelajaran yang sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman anak, misalnya pembelajaran berbasis android yang bisa diakses oleh siswa kapan saja dan dimana saja. Pembelajaran yang sesuai dengan konteks keseharian siswa juga merupakan hal yang menurut ki hadjar dewantara sangat penting untuk diterapkan. Pendidikan yang yang berpihak pada anak merupakan Pendidikan yang dekat dengan konteks keseharian anak bukan malah jauh menyimpang.

Anak juga harus dipandang bukan seperti kertas kosong yang harus kita isi, tetapi anak telah memiliki potensi baik dan potensi buruk. Tugas guru adalah menebalkan semua potensi baik yang ada pada anak. Karenanya filosofi petani sangat penting untuk kemudian diterapkan dalam ekosistem Pendidikan. Dimana seorang petani menjaga tumbuh kembang jagung dengan menjaga ekosistem, menyirami tanah tempat jagung tumbuh bukan justru berharap benih jagung akan tumbuh menjadi padi.

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP adalah (1) Menyamakan persepsi dan pemahaman dengan CGP agar terbangun satu kesepakatan Bersama, terbangun tujuan bersama dan program yang disepakati bersama; (2) melakukan pendekatan personal untuk masing-masing CGP yang didampingi karena setiap CGP tentunya memiliki karakteristik yang berbeda, ekosistem Pendidikan tempat CGP yang juga berbeda; (3) Membangun komunikasi yang efektif dengan semua CGP dengan banyak mendengarkan apa yang menjadi tantangan dan hambatan mereka serta berusaha membantu memberikan solusi dengan menggunakan teknik coaching; (4) melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak agar tujuan yang ingin dicapai bisa diwujudkan; (5) membuat komitmen untuk mendampingi CGP dalam segala situasi agar CGP  memeliki keyakinan yang positip bahwa mereka tidak sendiri, mereka bersama dengan Pengajar praktik yang selalu siap mendampingi mereka sehingga mampu menyelesaikan semua tagihan yang ada selama Pendidikan guru penggerak berlangsung.

Apa pelajaran yang diperoleh selama melakukan aktifitas di modul 1.2?

Selama melakukan aktifitas di modul 1.2 banyak sekali pelajaran yang diperoleh, antara lain :

  1. Lebih memahami tentang nilai guru penggerak dan implementasinya dalam ekosistem Pendidikan yang meliputi mandiri, inovatif, kolaboraitf, berpihak pada murid dan reflektif.
  2. Lebih memahami tentang peran guru penggerak dan implementasinya dalam system Pendidikan yang meliputi pemimpin pembelajaran, coach bagi guru lain, menggerakkan komunitas praktisi, mendorong kolaborasi antar guru dan dan mewujudkan kepemimpinan pada murid.
  3. Lebih memahami tentang bagaimana manusia tergerak dengan memahami kerja otak mulai dari konsep triune brain, berpikir cepat – lambat, memahami tumbuh kembang anak serta lima kebutuhan dasar manusia.
  4. Lebih memahami tentang bagaimana manusia bergerak dengan menggunakan teori pilihan, motivasi intrinsik
  5. Lebih memahami tentang bagaimana menggerakkan manusia, dinataranya dengan memahami berpikir strategis dan menguatkan lingkaran pengaruh, diagram identitas gunung es, hakikat dan peran guru penggerak serta 4 kategori kompetensi pemimpin di lingkungan sekolah.

Apa yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP?

Yang akan dilakukan untuk perbaikan dalam melaksanakan kegiatan fasilitasi CGP adalah (1) Menyamakan persepsi dan pemahaman dengan CGP agar terbangun satu kesepakatan Bersama, terbangun tujuan bersama dan program yang disepakati Bersama tentang nilai dan peran guru penggerak; (2) melakukan pendekatan personal untuk masing-masing CGP yang didampingi karena setiap CGP tentunya memiliki karakteristik yang berbeda, ekosistem Pendidikan tempat CGP yang juga berbeda; (3) Membangun komunikasi yang efektif dengan semua CGP dengan banyak mendengarkan apa yang menjadi tantangan dan hambatan mereka serta berusaha membantu memberikan solusi dengan menggunakan teknik coaching; (4) melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak agar tujuan yang ingin dicapai bisa diwujudkan; (5) membuat komitmen untuk mendampingi CGP dalam segala situasi agar CGP  memeliki keyakinan yang positip bahwa mereka tidak sendiri, mereka bersama dengan Pengajar praktik yang selalu siap mendampingi mereka sehingga mampu menyelesaikan semua tagihan yang ada selama Pendidikan guru penggerak berlangsung.